Minggu, 26 Mei 2013

Katrol

KATROL

Katrol adalah suatu roda yang berputar pada porosnya. Katrol biasanya digunakan bersama-sama dengan rantai atau tali. Katrol dapat digunakan untuk mengangkat benda-benda yang berat. Katrol dapat mengubah arah gaya yang diunakan untuk menarik atau mengangkat benda.
       


Ada beberapa jenis katrol, yaitu : katrol tetap, katrol bebas, dan katrol majemuk.

       

Katrol tetap adalah katrol yang jika digunakan untuk melakukan usaha, tidak berpindah tempat melainkan hanya berputar pada porosnya. Katrol yang digunakan untuk menimba air di sumur merupakan contoh katrol tetap dalam kehidupan sehari-hari.

Keuntungan mekanis katrol tetap dapat dicari dengan membandingkan antara beban yang diangkat dengan kuasa. Jika gesekanantara tali dan katro diabaikan maka keuntungan mekanis katrol tetap dapat dituliskan sebagai berikut :

W x lb = F x lk

Karena lb =lk (jari-jari katrol) maka w = F . Dengan demikian, keuntungan mekanis katrol tetap adalah 1 (satu). Artinya gaya yang dikerjakan untuk mengangkat benda sama dengan berat benda yang diangkat. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut :

Km = w/F

Katrol bebas adalah katrol yang dapat bergerak bebas apabila digunakan untuk mengangkat benda. Pada katrol bergerak, gaya yang dikerjakan sama dengan setengah berat benda . Hal ini disebabkan pada katrol bergerak, benda yang akan diangkat diikatkan pada poros katrol. Salah satu ujung katrol bergerak diikatkan pada suatu tempat tetap, sedangkan ujung yang lainnya digunakan sebagai kuasa.

Keuntungan mekanis pada katrol bergerak adalah :

w/F = 2

Katrol majemuk merupakan gabungan antara katrol tetap dan katrol bergerak yang digunakan bersama-sama. Dengan menggunakan katrol berganda, keuntungan mekanisnya akan lebih besar. Keuntungan mekanis katrol dapat ditentukan dengan menghitung jumlah tali yang menghubungkan katrol bergerak atau menghitung banyaknya gaya yang bekerja melawan beban.


0 komentar:

Poskan Komentar